Jumat, 26 April 2019

Secarik kertas

Pada saat ada lomba membuat film yang diadakan oleh badan narkotika nasional (BNN) yang bertemakan tentang narkoba dapat membahayakan bahkan dapat membunuh,saya berkeinginan untuk ikut serta ada dalam persaingan membuat film-film tersebut.

    Saya diajak oleh rekan kuliah saya anak regular sore semester 2 fakultas ilmu komunikasi untuk shooting pembuatan film yang bertemakan secarik kertas dan saya dapat 2 scene sekaligus , sungguh senang nya saya ikut serta dalam pembuatan film tersebut .

    Rekan kuliah saya mengatakan tidak apah-apah kita tidak menang ataupun menang yang terpenting kita mampu bersaing dan mampu membuat film dengan ide-ide kita sendiri , karena kita sebagai mahasiswa harus memiliki semangat juang dan kreativas tanpa batas bukan hanya absen saja ketika kita kuliah.
 
    maka dari itu kita wujudkan film yang kita buat yang bertujuan untuk menyebarluaskan penting nya bergaul yang positif dalam kehidupan sehari-hari,
Kita sebagai anak muda mudi bangsa ini harus memiliki tekad untuk mampu mewujudkan penting nya kesuksesan dalam suatu kehidupan sehari-hari untuk itu saya dan rekan-rekan kuliah membuat film yang bermanfaat bagi kalangan seperti zaman milenial ini agar tidak salah dalam bergaul.
 
    saya mengangkat sebuah cerita ini sama hal nya seperti kisah nyata dalam kehidupan sehari-hari tentang bagaimana kita beranggapan tentang ada nya banyak konflik pertikaian tentang pemakaian narkoba dimana-dimana , berikut ini adalah sebuah film yang saya buat untuk menjadikan sebuah misi untuk anak muda mudi tidak salah dalam bergaul , bagi saya banyak nya orang- orang pemakai narkoba rata-rata ia yang kekurangan kasih sayang dari orang tua nya maka dari itu sulit untuk menyamakan mana hal positif mana negatif dan bahkan jga pergaulan di lingkup lingkungan tempat tinggal sehari-hari jauh dari kata bersosialisi mengenai pembelajaran dan banyak nya orang-orang yang kurang memperdulikan kesehatan nya.
Saya membuat film ini karena bagi saya narkoba adalah obat terlarang yang berdampat sangat negatif bagi suatu kalangan bagi anak-anak,remaja bahkan orang-orang dewasa,karena sudah jelas narkoba telah menjadi masalah serius bagi bangsa ini.

Film yang bertemakan secarik kertas menceritakan tentang seorang anak cupu yang bernama bayu yang gemar menggambar,pada suatu hari di pagi hari si bayu sedang menggambar tokoh superhero superman dikelas pada saat jam kosong , lalu ada 3 kawanan yang menggangu si bayu yang sedang menggambar yaitu azis dan 2 teman nya , yang berperan sebagai azis yaitu saya pribadi . 

yang mempunyai sikap dan sifat yang keras dan bandel suka menjailkan si bayu , ketika melihat bayu yang sedang sendirian di kelas si azis mendekati bayu dan melihat aktivitas apah yang bayu lakukan dikelas dengan 1 lembar kertas tersebut , pas azis melihat nya si bayu sedang menggambar tokoh superhero yaitu superman dan si azis meledeki bayu dengan menarik kertas yang bayu gambar dengan merampas nya dan mengatakan ke bayu eh anak mami lagi gambar superman ,  dan si bayu tidak menerima nya ketika si azis merampas kertas yang ia gambar dan mengatakan dengan kata kotor.

 lalu si azis langsung reaksi ketika si bayu yang seorang cupu dikelas mengatakan dengan kata-kata kotor lalu azis menyuruh bayu dan 2 teman azis menarik bayu untuk ikut dengan permintaan nya si azis karena azis tidak terima dikatatakan bayu seperti itu.

Dan si bayu akhir nya mau ikut ketika 2 teman azis menarik si bayu ,lalu diajaklah bayu ke toilet yang kumuh dan memberi pelajaran ke bayu dengan mendorong nya sampai terjatuh ke lantai dan si azis langsung menginjak kertas tersebut dan mengatakan "ini akibat nya lo macem-macem dengan kita lain kali jaga mulut lo". 

lalu bayu mengambil kertas yang ia gambar yang sudah diinjak azis
Di hari yang akan datang waktu terus berjalan si bayu merenung  sambil memegang kertas yang diinjak-injak azis dan masih menyimpan kertas yang ia gambar.

 dan bertemu lah si bayu dengan si rezza anugerah pemeran pengedar narkoba , si rezza menebak si bayu pasti abis di kerjain si azis dan kawan-kawan nya dan membujuk si bayu dengan mengatakan "bay bay mau pil gak ?" bayu menjawab pil apaan ! Dan azis bilang "pil ini bisa membuat lu kuat bisa lawan azis dan kawan-kawan nya akhir nya si bayu merasa tergiur selang beberapa hari kedepan nya si bayu pun membeli pil narkoba tersebut dan si bayu makin lama makin hari menjadi seorang yang arogan bukan menjadi bayu yang cupu lagi,
Ia benar-benar berbeda sikap nya karena pengaruh dampak narkoba tersebut . 

pada saat si bayu bertemu azis dan kawanan nya ia bales dendam sampai membuat azis babak belur dipukuli bayu dengan balok yang besar dan panjang sampai azis dan kawanan nya terjatuh ke rumput dan ia merasa senang bisa mengalahkan orang-orang yang dahulu-dahulu nya sering menjaili dia dengan tertawa terbahak-bahak.

Bayu mulai menjadi seorang copet ketika dimalam hari ada ibu-ibu berkerudung yang sedang memegang dompet dan si bayu merampas dompet ibu-ibu tersebut ,dan ibu-ibu yang di rampok si bayu berteriak dengan celoteh "copet copet copet" lalu si bayu dikejarlah oleh segerombolan mahasiswa akan tetapi si bayu berhasil melarikan diri lolos dari kejaran-kejaran mahasiswa tersebut.
Si bayu ketika berhasil melarikan diri dan lolos langsung mengambil pil dan meminum nya sampai ia overdosis dan muntah busa putih dari mulut nya dan ia terjatuh sampai tertawa,
Ending nya si bayu meninggal dan pengedar nya yang bernama rezza anugerah ditangkap polisi . 

Itulah sebuah film yang saya buat dengan rekan-rekan kuliah saya semenarik mungkin , pesan moral nya dari saya , berbaiklah kepada orang dan jangan suka merendahkan seseorang karena orang jahat ialah orang dahulu nya baik yang merasa tersakiti , dan jangan lah kalian terhasut untuk terjerumus merasakan barang haram tersebut karena dapat membahayakan dilingkungan sekitar bagi diri nya sendiri bisa membunuh bahkan orang lain .. 

See you in the next film dokumentasi bye universitas Mpu tantupar fakultas ilmu komunikasi . 

Nama  : Rezza Andriansyah 
Nim     : 183124350020007
Tugas : nilai tugas mata kuliah kreatifitas fikom p2k semester 3
Dosen : Serepina Tiur Maida, S.sos., M.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar